Showing posts with label ABAC. Show all posts
Showing posts with label ABAC. Show all posts

Monday, July 14, 2014

nothing..



Gue pernah bilang kan, kalau gue selalu jadi yang terakhir tau semua permasalahan di antara temen-temen gue? Baik di SF, Megaloman, dan bahkan ABAC.
Awalnya gue selalu merasa sedih, karena gue berpikiran ‘gue kan nggak mau cuma hadir disaat temen-temen gue seneng’. Tapi lama-kelamaan gue jadi berpikiran ‘kenapa selalu gue yang nggak tau apapun? Kenapa selalu gue yang terakhir dikasih tau, padahal gue selalu berusaha untuk tetep ada buat mereka?’

Akhirnya muncul pikiran kalau mungkin aja sebenernya mereka yang nggak mau ngasih tau gue. Mungkin aja, mereka nganggep gue bukan siapa-siapa. Mungkin aja dimata mereka gue bukan apa-apa, jadi nggak ada artinya bagi mereka untuk berbagi beban ke gue. Mungkin aja, mereka cuma nganggep gue sebagai pelengkap. Ada atau nggaknya gue, nggak akan ada pengaruhnya bagi mereka.

Dan berdasarkan pikiran itu, gue sempet berusaha menghilang. Gue mau tau siapa yang bakal nganggep gue dan berusaha mencari gue kalau gue nggak ada. Gue mau tau seberapa penting dimata orang-orang yang katanya nganggep gue sebagai sahabat temen. Dan hasilnya? No one.

Awalnya Megaloman. Waktu itu, gue sempet mati sakit hampir seminggu. Gue pikir, mereka bakal –paling nggak basa basi- nanyain keadaan gue. Tapi, ternyata nggak ada. Mereka nggak peduli gue nggak masuk selama 4hari. Padahal ketika disekolah, mereka selalu nyari gue ketika nanya tentang pelajaran. Jadi gue ini sebenernya temen apa sekedar tutor pelajaran?

Dan setelah gue lulus, gue sempet berusaha nyari kerja. Kalian tahu, keluarga gue miskin, jadi gue nggak bisa berlagak sok jadi anak orang kaya dengan santai-santai dirumah. Gue nanyain anak-anak Megaloman siapa tau mereka ada info. Tapi nggak ada satupun yang response. Sampai akhirnya, gue tau Novitri udah kerja dan Acil yang awalnya nyari kerja bareng gue ternyata dikasih info lowongan kerja dari Novitri. Dan mereka diem-diem aja. Nggak cerita apapun ke gue. Sampai gue sendiri yang nanya. You know, I feel betrayed. Gue ngerasa dilupain, dikhianatin, nggak dianggep.
Dan, mungkin emang bener. Mungkin dimata mereka, gue bukan temen. Melainkan cuma orang yang bisa ditanyain masalah pelajaran. Dan karena kami udah lulus, maka kami udah nggak saling kenal J

Terus ke ABAC. Awalnya, gue pikir mereka akan lebih baik dari yang lain. Karena, kami selalu bareng-bareng tiap ada kesempatan.
Tapi, lama-kelamaan gue juga selalu jadi orang terakhir diantara mereka yang tau tentang apapun.
Ketika Kevin dan Annis putus, gue adalah orang yang terakhir tau. Ketika orang tua Mas Jerry pisah, gue juga orang yang terakhir tau. Ketika Kim berantem sama Annis, lagi-lagi gue adalah orang yang terakhir tau. Itu pun karena Kim yang cerita ke gue.
Gue juga orang yang terakhir tau kalau Dhie dan Raka udah putus dari lama.

Gue sempet mikir, ‘apa mungkin cuma Kim yang peduli sama gue di ABAC?’. Secara, Kim doang yang sering curhat sama gue. (Meskipun gue sama Ko Mickey dan Ryo sering ngobrol, tapi mereka jarang banget curhat tentang apapun ke gue), Yang lainnya nggak. Harus gue yang duluan kepo dan nanya “ada apaan sih? Ada apaan sih?”

Dan jujur, gue mulai jenuh. Gue mulai muak untuk kepo dan selalu mau tau.

Akhirnya, lagi-lagi gue berusaha menghilang. Gue mau liat ada yang beneran nganggep gue atau nggak. Triknya tetep sama. Ketika gue sakit, gue nggak contact mereka.
Dan lu tau? Hasilnya sama kayak yang gue perkirakan. Diantara 8orang itu, cuma tiga orang yang berusaha nyari gue. Mickey, Kim, dan Ryo. Mungkin, bagi 5 orang lainnya, gue Cuma sekedar pelengkap. Kalau kata Kenny, ibarat ketimun dinasi goreng.

Sejujurnya, gue ngerasa kecewa. Buat gue, lebih baik dibenci daripada harus nggak dianggap dan dilupain.

Gue nggak tau sih yang salah itu dimana. Entah gue yang nggak bisa bergaul dan meninggalkan kesan. Atau mereka yang emang dari awal nggak pernah peduli sama eksistensi gue.
Gue sedih. To be honest, gue beneran sedih. Rasanya kayak gue mau nanya ke mereka “Selama ini itu tuh gue di anggap apa? Bagi kalian, gue ini apa?”

Regards,
Anastasia Virainia Sari.

Sunday, August 11, 2013

perihal 'jangan lupain gue, ya'

“Kalau misalnya, nanti kita nggak bareng kayak gini lagi. Kalau misalnya, nanti kita nggak bersahabat sedekat ini lagi, entah itu karena apapun itu. Mungkin konflik, mungkin karena salah paham, atau mungkin karena kita udah dewasa dan nantinya hidup masing-masing, gue mohon jangan lupain gue, ya…”

Perkataan Kim ngebuat kami sempat terdiam selama beberapa sekon. Kami, selama ini nyaris selalu bersama. Selalu bareng, dimanapun dan kapan pun. Dari main bareng, ngumpul bareng, ngobrol bareng, iseng bareng, di omelin bareng, bahkan berbohong pun bareng-bareng. Nggak pernah sedikit pun terpikir kalau suatu saat kami bakalan pisah.

Tapi, nggak ada satupun yang abadi di dunia ini, termasuk persahabatan dan kebareng-bareng-an kami. Suatu saat, semuanya juga pasti akan terasa nggak sama lagi. Bener kata Kim, suatu saat, bisa aja kami nggak akan bareng kayak sekarang. Mungkin, kami akan terpisah dan tercerai karena ada konflik dan salah paham. Atau mungkin, kami akan dewasa dan menjalani hidup masing-masing sehingga nggak sedekat sekarang.

Mau nggak mau, saya jadi kepikiran akan hal ini. Mungkin, suatu saat kami akan terasa jauh satu sama lain. Tapi, apa mungkin suatu saat nanti saya bisa ngelupain mereka?

  Maksud saya, coba lihat…

  Ada Mickey. Yang meski pun kekanakkan dan mesum, sering nonton video bokep, tapi merupakan cowok yang paling setia kawan yang pernah saya kenal. Paling nyantai dalam menjalani hidup -serasa nggak pernah terkena masalah sedikit pun. Dan yang terpenting, dia paling mengerti bagaimana cara memeluk hati orang yang lain yang sedang patah.

  Kemudian, Kevin. Yang selalu cuek dan jago main piano. Yang punya wajah imut kayak member boyband. Yang sering percaya sama mitos dan kemakan takhayul. Dan meskipun dia sering galak, ngebossy, dan ngeselin, tapi sebenernya dia lah yang paling peka terhadap kami.

  Lalu, ada Jerry. Yang terlalu tenang -menjurus pendiam-. Cowok yang kutu buku banget, misterius dan unpredictable. Yang meskipun terkesan amat serius, tapi dia selalu memikirkan segala sesuatu dengan matang dan perhatian pada hal sekecil apa pun tentang kami.

  Ada Chris. Yang jago main gitar. Yang nggak pernah keliatan marah dan punya segudang kata maaf buat kesalahan kami. Yang paling sering jadi tempat curhatan kami. Yang meskipun keliatan dewasa dan tenang, namun sering ngedance nggak jelas dan ngerusuh bareng kami.

  Selanjutnya, ada Ryo.  Yang punya wajah teramat manis untuk ukuran pria, namun sikapnya nggak ada manisnya sama sekali. Yang sering bertingkah seperti cassanova. Yang keliatannya careless tapi sebenernya, sering nyiapin kejutan nggak terduga untuk menghibur kami dan selalu punya cara nya sendiri untuk membuat kami tersenyum.

  Ada Annis. Yang paling jago menggambar. Yang keibuan dan pintar masak. Yang sering banget nasihatin kami. Yang selalu membuka lengannya untuk memeluk kami kalau kami sedang down. Yang biar pun keliatan seperti malaikat, tapi sering banget bertingkah ngocol dan ngenges. Dan yang terakhir, meski penakut, namun, merupakan sosok paling tegar yang saya kenal.

  Lalu, ada Dhie. Yang teramat mencintai Indonesia. Yang menyukai hal-hal berbau pink dan romantis. Yang mempunyai bakat di bidang theater. Yang kreatif dan sering membuat inovasi bermanfaat di antara kami. Yang tidak suka basa-basi dan paling tidak bisa berbohong. Yang meski pun sering di bilang sinis dan sarkatis, tapi sebenarnya mempunyai hati paling lembut dan sensitif.

  Terakhir, ada Kim. Yang lucu, cheerful, dan manis. Yang selalu bertingkah seperti anak bungsu. Yang haus perhatian dan ingin selalu di manja. Yang selalu jadi teman adu mulut saya. Yang biar pun sering ngeselin karena bertingkah aneh-aneh, tapi mempunyai alur pikiran yang nggak pernah ketebak. Dan yang terakhir, biar pun paling sering berantem sama saya, merupakan teman yang paling dekat dengan saya.

Mereka adalah orang-orang yang paling berarti buat saya, setelah keluarga-keluarga saya yang jumlahnya banyak itu.
Mereka adalah segelintir dari jutaan orang yang pernah muncul dan berlalu lalang dari hidup saya; yang walaupun segelintir namun tetap setia untuk tidak pergi dikala saya menangis meraung-raung saat kesepian mendera.

Mereka adalah orang yang menghibur saya bukan dengan kalimat bijak, tapi selalu berhasil menyejukkan hati saya saat sedang kering dan kerontang.

Mereka adalah orang-orang yang tidak segan-segan menegur saya sedemikian sadis saat saya melakukan sesuatu yang salah, namun menutup mulut rapat-rapat di hadapan orang lain tentang keburukan saya.

Mereka adalah orang yang mengajarkan bahwa ada saatnya di mana hati yang patah pun akan menemukan tempatnya untuk pulang.

Mereka yang mengajarkan bahwa sekumpulan orang dengan latar belakang berbeda, dengan masalahnya masing-masing, dengan tangisannya sendiri-sendiri pun dapat menjadi penghiburan untuk yang lain. Dapat menyediakan bahunya untuk yang sedang terluka lebih dalam. Dapat saling memeluk untuk sekedar meredakan perih yang menyesakkan dada.

Mereka yang mengajarkan bahwa warna sekelam malam pun, tetap akan terlihat indah kalau dilihat dengan perasaan yang bahagia.

Mereka yang mengajarkan saya, untuk dapat terus menulis, apapun itu, walau saat itu hati saya sedang teriris-iris.

11 Agustus 2013 pukul 02:55 PM,

di ruang tamu rumah Kevin.

Wednesday, January 30, 2013

Roleplaying mengalihkan logika (sohib-sohib)ku

di suatu malam yang lumayan gelap *iyalah namanya juga malam*...

Abang Chris        : "Mochi"

Gue                    : "hah?" (dengan refleks, karena kebiasaan dipanggil begitu)

Abang Chris         : "........I Love You"

Kim, Dhie, Kevin : "WOAAAAH~!! ZhouRy is real!!" (Kim sampe lompat-lompat dikasur gue)

dan, jadi begitulah..
Gue rasa temen-temen gue mulai gila karena roleplaying. Mereka sampe nganggep gue Henry Lau dan Abang Chris jadi Zhoumi beneran -_-

Thursday, January 24, 2013

Angelique Kimberly Wijaya

The Magnae Want-To-Be, Kim.

Cewek kelahiran 14 Maret 1996 bernama lengkap Angelique Kimberly Wijaya yang lebih seneng dipanggil Kim ini merupakan eternal magnae-nya ABAC.
Adik kandungnya Kevin ini selalu bertingkah kayak little princess dimana pun dan kapan pun. Ya sok unyu gitu, sok imut, sok manis, sok aegyo.....ya tau lah gimana sih kalau anak kecil bertingkah, kan?

Mungkin karena dia merupakan anak bungsu dan keseringan dimanja, makanya sifat manja dan like-a-princess-nya nggak hilang-hilang. Dia juga pernah ngambek sama saya, soalnya waktu itu tetua-tetua ABAC (?) bilang meskipun tingkah Kim itu fluffy banget dan penuh aegyo, tingkah saya lebih kekanakkan dan cocok jadi magnae. Padahal, dia nggak tau saya sedih pas dibilang gitu. Soalnya selama ini saya selalu berusaha bertingkah ngeboss biar bisa jadi leader *nangis dengan cantik*.

Kim itu haus perhatian, beruntung anak nya cheerful dan charming, makanya perhatian selalu dan selalu datang ke dia. Sifatnya juga feminim dan seneng hal-hal berbau cewek. Dia suka banget sama pernak pernik semangka. Banyak banget benda-benda dia yang bermotif semangka, sampai mouse pad nya aja motifnya semangka.

Kim kepengen bisa cantik kayak anak-anak SNSD, berkulit putih, berwajah mulus, dan berkaki jenjang. Sayangnya, dia diciptakan Tuhan dengan badan agak pendek dan gendut. Pernah dia mau diet gila-gilaan. Tapi dilarang mati-matian sama anak-anak ABAC.
Hasilnya? Dia nangis-nangis seharian dan bilang kalau dia iri sama kakaknya yang nurunin gen mamanya beda sama dia yang 'ngikut' papanya.

Dan percaya atau nggak, saya sempet emosi juga sama ini anak pas kejadian itu. Abis kayak nggak nerima pemberian Tuhan gitu (sok bijak lu pir!) Ajib emang -_- 

Seperti yang saya sebut, Kim ini anaknya cheerful, feminim, rajin (kalau ada maunya), baik, perhatian sama orang lain, dan seneng banget kepoin orang. Tapi dia agak keras kepala, dan ngotot kalau udah ketemu sama hal yang dia suka.

Dia juga nggak bisa dibentak. Kalau dibentak, bisa-bisa dia nangis saat itu juga. *geleng-geleng*

Wednesday, January 23, 2013

Elizabelle Diandra Wahyuni

The Princess of Java, Dhie

Kenalkan, Princess of Java kita! Elizabelle Diandra Wahyuni. Marilah kita sambit dia! wohoooo~
oke, lupakan yang terakhir itu saya cuma ngejayus. saya tau itu nggak lucu. Nggak usah sinis gitu dong mukanya! *salah*

Cewek kelahiran ini 11 Oktober 1995 biasa dipanggil Dhie. Dia adalah cewek paling manis kelakuannya di ABAC. Pertama kali kita ketemu itu sekitar 3tahun yang lalu, saat dia baru pindah dari Lampung ke Perumahan Bumi Asri. Dan kesan pertama yang saya dapet dari dia adalah "ini cewek kelakuannya kok nggak ada jelek-jeleknya" (saya tau saya jahat). Habisnya, dia masih nggak biasa ngomong pake gue-elu. Lebih sering "aku-kamu", udah gitu dia nggak lupa ngucapin kata "tolong" kalau mau minta apa-apa sama kita. Asli, beda banget sama saya dan Kim *digebuk Kim*
Tapi itu dulu, sekitar 3tahun lalu. Sekarang, karena bergaul sama kita, Dhie jadi keikut blangsak kok *plak*. Buktinya dia udah kebiasa ngomong gue-elu, bego, dan tolol lhooooo~~ #menyombongkandiri #salah

Dhie itu cewek banget! Dia manja, cengeng, dan penakut. Nyaris mirip sama Annis cuma lebih parah. Rasanya kalo dikasih liat gambar hantu aja dia bisa nangis terkejer-kejer.
Dhie ini cewek pecinta Hello Kitty dan segala sesuatu yang pink. Kamarnya nyaris semua pink. Baju-bajunya juga rata-rata dress, dan koleksi sepatunya..........bleeeh jangan ditanya lagi! ada dua rak sepatu khusus punya dia doang dirumahnya. Makanya, kadang saya minder ke rumah dia -_- soalnya semua koleksi cewek dia seakan berkata "lihat nih, ini baru yang namanya cewek. lu cewek beneran bukan?" ke saya.

Selain itu, Dhie itu cewek paling kreatif di ABAC, kamarnya paling banyak hiasan. ada kumpulan foto yang di kumpulin terus dihias jadi satu, terus ada pajangan dinding dari bahan bekas. Ya pokoknya kamarnya unyu banget laah~

Tapi Dhie punya kelemahan lain selain cengeng, manja dan penakut. Yaitu sombong dan jutek. Karena berada di keluarga yang lumayan berada dan dia sadar sama kekreativitasan yang dia punya, dia sering banget bertingkah bossy dan egois.

Ya, semoga aja makin kesini nya dia makin berubah jadi yang lebih baik. Tenang, Dhie, gue tetep sayang lu kok. Lu kakak cewek gue yang paling asik buat disiksa :3 *salah

Tuesday, January 22, 2013

Annisa Qhoirun

The Mother-soul Girl, Annis

Siapa sosok ibu-nya ABAC? ANNISAAAAA! eits~ ini bukan anggota Cherrybelle lho. Soalnya Annis yang ini nggak punya bakat di bidang tarik suara dan tarik menarik eh maksudnya tari menari hehehe

Tapi beneran deh, kalau diibaratkan sebagai sebuah keluarga Annis itu persis ibu bagi ABAC. Dan lagi, dulu dia sempet pacaran sama Kevin yang notabene mirip kayak sosok Ayah buat kita-kita uughh cocoknya ><
Sayangnya, itu cuma masa lalu. Sekarang mereka murni keluarga doang kok, nggak ada hubungan asmara kayak dulu lagi.

Anyway, kenapa Annis disebut sebagai ibu nya ABAC? Soalnya dia cewek tertua di ABAC (24 Februari 1995), selain itu diantara para cewek, dia lah yang sikapnya paling dewasa. Malah saya sering berpikir kalau nggak ada Annis, mungkin saya, Dhie, dan Kim akan tersesat dan tak tau arah jalan pulang *preet*

Kalau kita membicarakan Annis, maka kita pasti membicarakan hal-hal feminim. Sebenernya, semua cewek di ABAC selain saya cenderung feminim sih -_- cuma dia itu ya tipe cewek banget, feminim yang lembut gitu. Ngerti kan?

Anaknya cinta banget sama kebersihan, tiap ada yang kotor dikit aja langsung niat ngebersihin. Rasanya jiwa office girl mungkin nempel di dia *eh!*
Ya pokoknya, saya agak males deh masuk ke kamarnya. Soalnya kamarnya itu udah bersih, wangi pula. Jadinya agak nggak tega kalau mau diacak-acak (dasar jahat!)

Annis ini penakut. Banyak banget yang dia takutin, ya hantu, ya gelap, ya ketinggian, ya kecoak, cicak, kelabang, cacing, belalang, jangkrik, ular, ulat, iguana, tikus. Bleeeh~ banyak banget deh pokoknya. Pernah, Abang Chris jail nakutin dia pake cacing eh dia kayak sawan gitu. HUAHAHAHA

Udah gitu dia lumayan kreatif juga sih. Pernah saat itu kita makan dirumahnya, dan jiwa gilanya kebetulan lagi kumat, Annis sempet nyaris lupa berdoa, dan beruntung Ibu ngingetin saat itu.
Kita cuma diem ngeliatin dia, soalnya dia lah satu-satunya orang muslim di ABAC dan nggak mungkin kan kita nyuruh Annis berdoa pake cara Kristiani?
Kita liat dia menangkupkan telapak tangannya, dan mulai mengucapkan "Bis..." lalu lanjut makan. Jder! saya dan yang lainnya langsung berpandangan, kirain kita salah denger, tapi ternyata dia emang beneran cuma bilang bis bukannya bismillah. YAAA ASTAGAAAA~

Kalian pasti kaget ya pas diceritain tentang ini? Pasti kalian mikirnya Annis itu bener-bener keibuan ya? HAHAHA tenang aja, kita masih remaja labil semua kok. Apalagi kita manusia yang jelas-jelas nggak sempurna.

Monday, January 21, 2013

Alexandrianus Ryo Pratama

The Everlasting Pretty Boy, Ryo

So, inilah kembaran beda 4 hari lebih tua dari saya sekaligus cowok termuda di ABAC. Semua orang setuju kalau Ryo itu disebut-sebut sebagai cowok manis sekaligus paling manis di ABAC and the gank (?)
Bahkan, Kevin yang notabene punya gelar cowok terimut aja tetep nggak akan cocok kalau di dandanin ala cewek beda sama Ryo yang kalau sekilas liat malah terkesan sebagai cewek tomboy.

Dulu, saya dan Ryo sempet pacaran. Bahkan baru kemarin saya putus sama dia, tepat di 6 bulan 13 hari usia kami. Tapi tenang, bukan itu yang mau dibahas disini kok.

Laki-laki kelahiran 1 November 1996 ini punya fisik yang amat sangat bagus kalau jadi seorang gadis; kulitnya putih, mulus, terus belum lagi badannya yang berbentuk kurva. Bleeh~ rasanya saya dan Ryo itu tertukar secara fisik (?) Sering banget saya ngerasa lebih ganteng dari Ryo -__-
Tapi biarpun begitu, sifatnya dia cowok abis! Jorok, teledor, males, udah gitu sering banget iseng. Mana pikirannya sering ngeres lagi ck!

Dia juga nyaris perfect. Selain good looking, dia pinter di bidang akademik. Nilai mata pelajarannya bagus, jago olahraga terus bisa main alat musik. Dia juga nggak banyak ngomong (kecuali sama orang yang udah deket), rada individualis dan cenderung mendem perasaannya sendiri.

Nah tapi disinilah kelemahannya, karena dia sadar dia pinter dia sering banget sombong dan seenaknya sendiri. Dan sialnya, karena saya gampang terpengaruh orang saya jadi sering keikut sombong juga. Huh~!!
Udah gitu, kita juga agak susah mahamin dia soalnya dia jarang banget terbuka sama kita yang notabene 'keluarganya' dia. Kalaupun ngobrol isinya ya cuma kita saling memaki aja HAHAHA

Ryo itu sensitif banget dibagian pinggang. Dia sensi kalau pinggangnya dipegang-pegang sama orang lain, dan saya kasih tau aja dia bisa menggeliat kayak cacing kepanasan kalau ada yang tau-tau meluk dia dari belakang. Katanya sih geli. Makanya itu saya demen banget meluk-meluk dia saat lagi kepengen iseng HIHIHI *giggles*

Saturday, January 12, 2013

Christoper Sitanggang

The Peacefull Brother, Chris

Abang Chris! Orang paling sabar dan tenang yang pernah saya temuin.
Kalau ditanya siapa yang kira-kira punya musuh paling sedikit di ABAC, rasanya jawabannya akan mengarah ke Abang Chris.
Soalnya dia tuh terlalu gampang memaafkan orang lain. Bahkan sering banget saya iri sekaligus kesel sama sifat pemaafnya ini -________-

Cowok kelahiran 5 Mei 1995 ini juga punya aura seorang kakak yang kentaaaaal banget. Semua temen-temen kelasnya yang saya kenal banyak yang bilang kalau mereka mau punya kakak kaya Abang Chris, secara dia cenderung manjain adik-adiknya.
Dan ada juga yang iri sama saya, karena Abang pernah bilang diantara sekian banyak adik angkatnya, anak-anak ABAC lah yang paling dia sayang. IHIIIIYY!~ ><

Abang dulu tuh putih mulut, badannya juga kurus, pokoknya muka-muka orang Korea agak Batak dikit (?) gitu lah. Cuma, sejak masuk SMP dia mulai menghitam dan akhirnyaaaaa.... pas masuk SMA kulitnya beneran hitam ditambah sekarang wajahnya kayak hape QWERTY gitu banyak pencetannya (re: jerawat)
Padahal, kalau dia putih terus mulus kayak dulu yakin deh dia bakar jadi tenar gara-gara dia ganteng, mungkin juga saya bisa naksir *lho

Abang Chris lumayan jago ngedance, mungkin karena dia termasuk anak yang aktif dalam bergerak meskipun pembawaannya tenang. Malah kadang kalau kita lagi ngumpul-ngumpul, dia tanpa sadar bergerak-gerak sendiri. Padahal saat itu lagi nggak ada musik atau anjuran ngedance. Pokoknya lagi adem ayem aja tau-tau dia ngedance tanpa sebab -____-


Abang itu tipe manusia yang serius, mirip kayak Mas Jerry cuma bedanya Abang beberapa tingkat dibawah Mas Jerry (?), ditambah lagi Abang sering banget lemot kalau diajakin ngobrol. Mungkin karena dia faktor pemaaf kali ya *apa hubungannya*

Dan karena sifat pemaafnya itulah, Abang paling sering di bully sama anak-anak ABAC yang lain, apalagi yang cowok. Pokoknya kalau di jejerin siapa yang paling sering disiksa itu Abang ada diurutan pertama soalnya dia paling nggak bisa marah HAHAHA sabar ya, Bang!

Friday, January 11, 2013

Jerrycho Prayudha

The Ice Prince, Mas Jerry

Bisa dibilang saya paling segan sama Mas Jerry -juga paling nggak deket- soalnya, cowok kelahiran 13 September 1995 itu pendiem banget orangnya. Tapi biar begitu Mas Jerry nggak pelit senyum lho. Cuma ya begitu deh, saya yang notabene autis dan rusuh ini cenderung nggak terlalu bisa akrab sama tipe orang yang jarang ngomong kayak Mas Jerry.

Saya jarang liat Mas Jerry teriak, marah, ketawa apalagi sampe ngakak-ngakak. Rasanya perasaan Mas Jerry itu cuma punya dia seorang *halah
Tapi biarpun begitu, Mas Jerry ini temen baiknya Abang Chris lho. Nggak heran juga sih kalau mereka bisa deket, soalnya mereka sama-sama tipe serius meski dengan kadar yang berbeda (?)

Anak-anak ABAC pada setuju kalau Mas Jerry itu amat sangat unpredictable. Selain karena emosinya jarang kebaca, pikirannya juga nggak akan bisa dipahami oleh orang kebanyakan kayak saya(?)

Banyak orang nanya ke saya, kok bisa orang pendiem kayak Mas Jerry tahan ada di lingkungan absurd kayak ABAC? Dan tebak apa jawaban dia pas saya sampein ini. SALAAAH! (?) *kayak ada yang jawab aja*
Dia cuma senyum sambil bilang gini "soalnya kalian manis"....errr nyambung nggak sih ini? kok buat saya agak melenceng ya jawabannya?

Ada lagi, suatu ketika saat kita lagi ngumpul dan nonton pertandingan bola Euro 2012, waktu itu Spanyol lawan Jerman. Tiba-tiba ada kecoak melintas di kaki Dhie, dan sontak anak-anak cewek pada jejeritan heboh. Lalu Mas Jerry dateng nyamperin kita, dikirain dia bakal ngebuang kecoak itu entah kemana. Tapi setelah sampai di depan kecoak, dia malah ngajakin ngobrol kecoak itu pake bahasa Mandarin. Gubrak, semua orang pada tumbang -___-

Eit, tapi gini-gini Mas Jerry paling hapal lho sama ulang tahun anak-anak ABAC. Malah kadang dia yang ngingetin ulang tahun saya. Ini serius!
Dan, the ice prince ini juga sering dibilang sebagai salah satu penasihat ABAC. Karena you know lah, dapet satu kalimat utuh dari Mas Jerry itu kadang susah (?)

Aloysius Kevin Wijaya

The Bloody-boss Brother, Kev!

Kalau ditanya siapa yang punya darah leader di ABAC, pasti semua kompak nyebut Ko Kevin. Selain karena dia orang kedua tertua di ABAC, dia juga agak lebih waras daripada Ko Mickey (?)

Biarpun lahir tanggal 27 Juni 1994, yang berarti setahun lebih muda dari pada Ko Mickey. Mereka satu kelas lho. Bukan karena Ko Mickey dodol makanya nggak naik kelas, bukan! Tapi Ko Mickey telat masuk gitu deh soalnya dia lahir di akhir tahun *lho kok jadi melenceng?*
Pokoknya intinya gini...
Biarpun lebih muda dari Ko Mickey, Ko Kev ini agak lebih dewasa sikapnya. Kalau lagi ngumpul dan statusnya lagi normal, dia pasti perhatiaaaaaan banget sama kita adik-adiknya. Kalau ada yang berantem pasti dia dan sohib seperhomoannya langsung sok ngelerai gitu. Beda banget lah sama hatinya. cih *pasang muka sinis* (????)


Ko Kev punya suatu tingkah ajaib yang nyebabin dia lain daripada yang lain. Dia tuh percaya banget sama yang namanya mitos.
Entahlah saya mau nyebut ini sebagai suatu keunikan atau kebodohan *jahat mampus*.
Percaya atau nggak, sampai kelas 8, dia masih percaya sama legenda peri gigi. Tau kan legenda yang menceritakan kalau gigi kita tanggal dan kita taro di bawah bantal maka besok paginya jadi koin? Nah dia percaya sama hal kaya begitu! Bloody Hell~


Ko Kev mukanya cute banget, terus sikapnya rada lebay gitu. Kalau foto sering sok imut tapi entah kenapa kayaknya cocok aja gitu kalau dia yang pasang ekspresi sok cute ala artis Korea gitu. uughh iri deh >_>

Dia juga kreatif, simple, dan tidak terduga. Waktu kecil pas ditanya mau jadi apa dia cuma bilang "Aku nggak akan berubah jadi monyet kok" *errr
Pernah suatu ketika, kami ikut ke acara pernikahan nya kerabat dari mama nya Abang Chris, dan dia satu-satunya orang yang paling simple. Dateng dengan kaos hijau, jaket cokelat, celana jins hitam, dan.........sandal keroks
Serius itu mereknya keroks lho. Entahlah itu merek Crocs KW berapa makanya dinamain begitu *krik
Dan akhirnya jadilah kami jadi pusat perhatian karena makhluk cute namun ajaib ini -________-

Vincentius Mickey Setiawan

The oldest brother, Ko Mickey.

Ko Mickey merupakan orang tertua di ABAC. Lahir pada 19 Desember 1993 (ayuk yang mau kasih kado pas dia ultah LOL) tapi, meskipun begitu saya ngerasa kalau dia sepantaran sama saya. Habis, Ko Mickey ini tuh nyaris nggak pernah bisa serius. Bercanda muluuuuu~

Kadang sempet kepikiran gimana ya kalau ko Mickey ini marah? kalau ko Mickey ini tegas? Rasanya kadang malah dia jadi kaya adik saya sendiri. Tapi biarpun begitu, Ko Mickey ini bisa dibilang sebagai partner-in-crime saya. Dia sering banget make barang-barang saya tapi saya nggak boleh make barang dia. Milik saya adalah miliknya, miliknya tetap miliknya. Dan parahnya lagi, dia tuh hapal segala letak barang di kamar dia. Geser 5cm aja dia pasti tau, makanya rasanya percuma juga kalau mau minjem barang dia diem-diem. ck kampretos!

Ko Mickey itu anaknya supel, mukanya cakep sih kalau nggak ada jerawatnya *digampar*, dia juga manis kalau nggak berisik cuma sayangnya dia nggak pernah nggak berisik *lho?*. Tapi biar begitu dia baik lho sama "adik-adiknya".

Dia salah satu ATM berjalannya ABAC. Paling sering ngejajanin anak-anak kalau kita lagi jalan dan kelupaan bawa uang. Meskipun besoknya ditagihin juga, tapi khusus buat saya sih nggak. Soalnya kata dia, saya itu adik terkecilnya dia HUAHAHAHA!

Dia "tempat rahasia" prioritas saya, soalnya biarpun dia kekanakkan dia merupakan secret keeper yang TOP! Makanya kalau ada rahasia apa-apa, saya paling sering cerita sama dia :P

Tapi biar begitu ada juga yang saya nggak suka dari dia. Ko Mickey sering banget bertingkah ala banci-banci lengkap dengan lambaian tangannya, dan tiba-tiba tanpa ada angin dan hujan sering melukkin orang dari belakang dan nyium-nyiumin pipi mereka.
Dan kalau udah diomelin, reaksinya pasti cengegesan doang. Ish bikin bete!

ya gitulah Ko Mickey, dia emang ngangenin meskipun ngeselin -3-

P.S: when will you comeback from China? i miss you, you know!

Thursday, January 10, 2013

ABAC.

Saya mau ngomongin tentang ABAC. Entahlah nyebut ABAC ini sebagai apa statusnya (?) huahaha bagi saya, ABAC itu bukan gank atau kelompok. Bukan juga komunitas atau temen ngumpul. Sebenernya ABAC ini awalnya cuma tetangga-tetangga saya dan temen-temen sekolah mereka yang sering kumpul dirumah, terus entahlah kayaknya sekarang ABAC udah masuk sebagai saudara saya selain saudara kandung dan saudara sepupu saya.

Bahkan bagi kami bersembilan, kami merasa dibesarkan dalam satu keluarga. Habisnya biarpun ayah dan ibu kami berbeda tapi tetap aja rasanya kami diperlakukan seperti anak sendiri. Satu dikasih makanan, semua juga dapet. Satu dikasih hadiah, yang lain juga kebagian (kecuali kalau lagi ulang tahun), satu bandel semua diomelin.

Nah kronologinya gini, dulu kita tuh nggak ada nama ABAC beginian. Lagipula awalnya yang tinggal deketan cuma saya, Chris, Ryo, Kevin-Kim dan Annis. Barulah muncul Jerry, Mickey, dan Dhie.
Terus awalnya kita dipanggil Vira cs, Kevin cs, Chris cs. Lama kelamaan capek juga denger cees ceesan begitu akhirnya mulai deh kepikiran bagusnya panggilan apa buat kita bersembilan.

Sempet dipanggil D-zai karena waktu itu ko Mickey pamer sama kita tentang kamera Nikkon D90 baru nya, dan waktu itu secara spontan saya manggil kamera itu dengan nama D-zai dan akhirnya jadilah itu kayak semacam nama panggilan juga buat kami.
nggak jelas banget kan apa hubungannya kita bersembilan sama kamera DSLR sampe bisa-bisanya di panggil gitu-_-

terus baru deh keinget kalau kita kebentuk di Bumi Asri. Akhirnya terciptalah dan disepakati nama ABAC yang merupakan singkatan dari At Bumi Asri Complex.
Padahal nggak semuanya anak Bumi Asri lho HUAHAHA

Friday, November 9, 2012

about apologizing

lu tau salah satu hal yang gue benci dari Abang Chris? Gue benci saat gue berantem sama orang lain dan dia tau hal ini, kemudian dia nyuruh gue untuk minta maaf. Iya lu lagi nggak salah baca kok. Dia emang nyuruh gue untuk minta maaf. SELALU.
Hell, bahkan seringkali bukan gue yang salah dan dia tetep nyuruh gue minta maaf.

Gue nggak ngerti gimana mindset nya si abang sampai ada pikiran untuk selalu maafin orang lain.
Oke emang sih itu bagus tapi siapa sih yang nggak sakit kalau dikatain? Yang gue lakuin kan cuma ngebela diri. Hufft

Dia bilang pekerjaan paling susah ialah memaafkan lah kalau abang tau itu susah kenapa nyuruh gue selalu minta maaf?

Astagaaaa rasanya kesel banget sampe gue mau nangis gini.

Saturday, June 2, 2012

kucing pertama gue..

Kira-kira sebulan lalu, Kevin nemuin anak kucing diatap rumahnya..sebenernya sih awalnya gue bilang ini lebih mirip anak tikus soalnya kecil banget mana pink pink gitu lagi tapi pada akhirnya gue yakin kalau mereka anak kucing garagara suara mereka yang cerewet terus terusan "meong meong". 
mereka ada tiga ekor dan kami sepakat ngasih mereka nama Tokyo, Yokohama sama Sapporo. tapi sayang si Sapporo belang belang yang paling keren malah meninggal hari ini dengan tubuh yang bener-bener ngga bersisa garagara dimakan salah satu anjing milik Kevin.



Makanya hari ini Kim ngebbm nyuruh gue dateng ke rumahnya dan usut punya usut ternyata anak-anak minta salah satu dari salah satu dari kami -selain Kevin dan Kim- buat ngerawat Tokyo atau Yokohama soalnya mereka udah terlanjur sayang sama dua kucing kecil -yang menurut gue sekali diinjek langsung mati- itu dan ngga mau kejadian meninggalnya Sapporo keulang lagi.

Ryo udah nolak secara jelas dan ngga bisa dibantah lagi soalnya dirumahnya ada bayi dan bulu kucing rada bahaya untuk bayi kan? Lalu Annis sendiri dia alergi bulu makanya ngga mungkin ngerawat kucing. Jadilah sisa gue, Christ, Dhinnary, Yudha. Mickey jelas ngga ikut soalnya rumahnya jauh dari kompleks kami dan lagi dia ngga ikut kumpul hari ini.

Awalnya gue nolak dengan keras. Abisan gue kan takut sama kucing masa iya gue disuruh ngerawat kucing. Yang bener aja! Tapi dasar Kim ngebenci gue aja makanya dari awal maksa maksa gue buat ngerawat itu kucing-kucing, dan akhirnya diantara kami berempat sepakat buat ngadain undian pake botol bir yang biasa kami pake buat mainan T/D =_=

Yokohama akhirnya dirawat sama Christ. dan emang sial buat gue hari ini, saat giliran ngundi siapa yang bakal ngerawat Tokyo itu botol malah ngarah ke gue. DASAR BOTOL TERKUTUK!
tapi yang namanya perjanjian udah ngga bisa dilanggar lagi, jadilah gue pulang ngebawa Tokyo ke rumah barunya.

Tokyo
Yokohama


Tapi kalau boleh jujur, setelah gue liat-liat Tokyo lucu juga. Tampangnya innocent lengkap dengan mata polos dan suara yang unyu. Oke, mulai sekarang Tokyo bakal jadi anak angkat gue, dan gue bakal berusaha ngerawat dia dengan baik. Tapi tetep aja jangan nyalahin gue kalau suatu saat gue ngebuang  itu kucing atau minimal ngembaliin dia ke Kim kalau-kalau dia mulai menyeramkan dimata gue.

Thursday, May 31, 2012

40 hal yg gue banget menurut ABAC :P

Kemarin, Kevin, satu-satunya cowok normal yang punya segudang ide ajib nyampein salah satu idenya. Dia bilang sih ini untuk mengukur seberapa kenal kami satu sama lain, dan ya karena ngedenger maksudnya begitu kami setuju setuju aja.Aturannya sih simple, kami ngundi giliran siapa yang pertama kali, kedua, dan seterusnya. Setelah itu, kami masing-masing disuruh nulis 5 fakta yang si 'X' banget, dan ngga boleh sama. Semisal ada yang sama salah satunya harus ganti. Si 'X' ini ya ngga boleh ikutan nulis pastinya :p

Dan berhubung nama gue yang keluar pertama kali, akhirnya kedelapan orang itu nulis semua yang mereka tau tentang gue. Berikut rangkumannya:

Kevin:
- Kieren itu selalu tidur dengan mulut terbuka dan mata setengah tertutup. Bener-bener kaya orang sekarat.
- Kalau duduk diem (maksudnya disini bibirnya diem, nggak ngapa-ngapain), lebih dari 10menit matanya pasti ngantuk, secara otomatis gitu.
- Selalu rempong kalo berhubungan sama rambut. Sering banget nyisir, dan ngga akan bisa tidur kalau kepalanya gatel, rambutnya kotor, atau kulit kepalanya berminyak banget.
- Sering banget garuk-garuk daerah bagian belakang telinga kiri.
- Penyuka susu strawberry, cokelat tanpa kacang, dan kopi yang bukan kopi hitam.

Mickey:
- Kieren itu frontal, dia selalu ngomongin apapun yang ada dipikirannya. Tapi dia juga takut nyakitin hati orang. Jadi agak absurd gitu sifatnya
- Kieren keliatan aura feminimnya kalau lagi ngambek atau marah. Sisanya aura nyebelin semua.
- Ngga pernah bisa nahan senyum. Kalau dia lagi marah, bilang aja "bagi senyumnya dikit dong" atau "tapir marah ya? iya? senyum dong,1..2..3" pasti deh langsung buyar marahnya
- Kieren itu benci kekalahan tapi dia juga orang pesimis, belom apa-apa udah ngerasa kalah -__-
- Kieren punya semacam bekas luka gores dideket lesung pipi di pipi kirinya.

Jerry:
- Bagian tubuh paling hancur dari Kieren itu kakinya. Selain karena dia itu punya semacam 'darah manis', dia juga terlalu hyper makanya sering jatuh-jatuh.
- Kieren ngga pernah bisa loncat tinggi-tinggi
- Phobia kucing, kodok, dan segala hewan yang basah atau berlendir, hewan berkaki banyak maupun yang berjalan pakai perut.
- Alergi sama suhu dingin yang kotor. Tangannya pernah bentol-bentol karena kelamaan ditaro diatas meja beling
- Kieren ngga pernah bisa tidur terlalu malem, soalnya kalau dia tidur larut, dia pasti langsung kena batuk pilek sampe kesannya tuh dia kaya alergi sama malem

Chris:
- Kieren itu cengeng. Dia bisa nangis cuma karena hal sepele.
- Suka banget makam roti 1tangkep dengan selai strawberry diroti yang satu dan selai cokelat diroti yang lain
- Ngga pernah bisa minum susu sebelum tidur. Kalau orang lain bakal tidur nyenyak dia malah gelisah dan katanya sih selalu mimpi buruk
- Kalau makan roti itu selalu digigit bagian luarnya dulu sampe abis
Anaknya punya semacam penyakit panik, dia ngga akan bisa berdiri sendirian ditengah banyak orang atau ruangan tertutup. Makanya kemana-mana musti ditemenin.

Kim:
- Kieren itu tipe darah B, makanya dia cuek dan cenderung egois. Tapi entah kenapa dia selalu mau tau apa aja pengalaman dan cerita temen-temennya. Katanya sih buat refrensi hidup padahal mah aslinya KEPO :p
- Selalu minder sama bentuk tubuhnya. Dia selalu kepengen punya tubuh tinggi, badan langsing, dengan kulit putih langsat
- Susah banget maafin orang tapi ngga akan pernah nyerah buat dapet maaf dari orang kalau dia yang salah
- Punya kebiasaan sering ngomong cepet-cepet, kadang tanpa titik dan koma. Tapi kalau lawan bicaranya ngga ngerti, dia pasti langsung kesel.
- Kalau lagi 'texting' jarang pake tanda baca selain diakhir kalimat.

Annis:
- Kieren itu childish banget, bahkan dia lebih kekanakkan dari adik perempuannya yang 4tahun lebih muda. Tapi dia sendiri selalu nganggep dirinya dewasa -_-V
- Kieren punya kebiasaan mijet-mijet hidungnya kalau lagi baca buku.
- Paling ngga suka kalau kaki atau pinggangnya dipegang orang
- Kieren suka banget meluk tapi dia paling ngga mau dipeluk
- Saat tidur, Kieren pasti nutupin daerah kakinya

Diandra:
- Kieren suka gigit-gigit terus ngemut-ngemut bibir kalau lagi ngetik.
- Kieren ngga pernah bisa diem, tanpa sadar pasti dia gerak-gerakkin anggota tubuhnya secara random kalai lagi berdiri atau duduk kelamaan
- Kieren itu kalau senewen pasti gigitin kuku, atau mainin jari tangan dia.
- Kieren itu sebenernya gampang ditebak. Apalagi kalau udah benci sama orang. Dari tampangnya aja udah keliatan
- Kieren suka cowok bertampang manis kaya cewek tapi keliatan tengil

Ryo:
- Kieren tidur dengan keadaan yang diem kaya mayat, ngga grasak grusuk.
- Jangan pernah ngebangunin Kieren dengan teriak di deket kupingnya! Atau narik tangannya secara tiba-tiba. Refleksnya itu ajaib, bisa ngegampar, bisa ngejambak, atau bisa nonjok.
- Minuman sesaji kalau Kieren marah itu...cola dingin (tanpa es) atau es teh manis atau susu strawberry
- Posisi yang paling sering digunakan Kieren kalau lagi baca itu duduk tanpa senderan, makanya dia cenderung bungkuk
- Kieren punya kebiasaan motong sesuatu itu melingkar, contohnya mangga. dia motong dari titik A nanti pasti muter gitu ke titik A lagi, makanya kalau motong sesuatu itu pasti lama banget.

Dan lu tau? setelah baca ini gue langsung berpikir "astaga mereka kenal gue banget bahkan lebih dari gue sendiri", abisnya banyak banget hal yang ngga gue sadari kalau itu 'gue'

Friday, May 25, 2012

kangen upacara dengan segala keeksotisannya tersendiri

gue punya tetangga tapi dibilang tetangga juga bukan soalnya kami dekeeeet banget udah kek sohib merangkup saudara *gatau bahasa yg lebih bagus gimana* dan menurut gue diantara sohib-sohib sekompleks perumahan gue yg lain mereka ini adalah yang paling eksotis. Oh iya gue lupa kasih tau nama mereka siapa.
Kenalkan (?), Diandra dan Annisa! *standing applause*

Mereka itu keturunan pribumi. Pokoknya made in Indonesia benjet deh. Diandra itu princess of Jogja nah si Annis ini kembang van West Java (maksudnya mojang Jawa Barat gitu, Sunda sunda gituuuu).
Mereka punya kesamaan selain wajah manis dan kulit chocolate skinny *emang ada?* yaitu selalu ngomong pakai bahasa daerah dikeluarga mereka. Mungkin lu pada masih biasa gitu.
tapi dikompleks gue jarang banget yang masih pakai bahasa asal, soalnya kebanyakan udah keblenger kota jadinya rata-rata ya pake bahasa Indonesia semua.

Malaaaaah ada yang saking keblenger kotanya sampe lupa sama kebudayaan daerah sendiri yang dalam hal ini adalah bahasa. kaya keluarga gue contohnya. Yang bisa bahasa daerah dikeluarga gue ya cuma Papa (Batak) dan Mama (Jawa) lah anak-anaknya? Indonesia aja kadang blepotan =___=V

Nah makanya itu gue kagum sama Dhie & Annis. Ngga tau ya, menurut gue orang Indonesia yang fasih berbahasa daerah itu eksotis meski terkadang aksen mereka dan sebagian kalimat dalam bahasa yg dipakai itu agak aneh ditelinga gue cuma ya...disitu letak keeksotisannya.

satu lagi keeksotisan mereka adalah mereka selalu semangat kalau ikut upacara. pas gue tanya alasannya sih mereka ngga pernah sok neko-neko ngejawab pake bahasa lebay, Annis cukup ngejawab "upacara bendera disekolah itu bagi gue Indonesia banget. dan gue bangga"

dan lu tau? saat ngedenger kalimat jawab dia, gue mendadak kangen suasana upacara bendera dilapangan sekolah. lengkap dengan pengibaran sang Saka Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan UUD, terus pembacaan Pancasila. Oohh...