Thursday, January 3, 2013

I Love You.

"you love me, don't you?"

Kalimat itu gue dapat dari Ryo di whatsapp. Entahlah apa yang ada di pikiran dia saat ngirim pesan begitu. Mungkin dia mulai merasa kalau gue nggak sayang sama dia. Atau mungkin dia merasa gue cuma main-main sama hubungan ini ;sigh

gue akui, gue sebenernya bukan tipe orang yang mudah mengungkapkan rasa sayang. Meski frontal tapi rasanya untuk menunjukkan kalau gue sayang sama orang lain itu....SUSAAAAAAH!
Belum lagi, gue termasuk tipe orang yang agak nggak peka sama orang lain. Makin parah aja ya? -_-

Entahlah, gue yang emang dari sananya udah terlalu careless sama lingkungan sekitar atau ini sekedar proteksi yang di bentuk oleh alam bawah sadar gue agar gue nggak terlalu tersakiti akhirnya.
Tapi sejujurnya, gue sayang

Nggak munafik, kadang terbesit di pikiran kalau gue mulai bosan dengan hubungan kita yang begini-begini aja. Apalagi ditambah sekarang kita harus ngejalani hubungan jarak jauh. Sering muncul pikiran "apa kita putus aja ya?", "apa dia juga capek sama hubungan begini?" , "apa disana dia masih setia ya?"
Sering, sering banget malah muncul pikiran-pikiran negative begitu.

Tapi, kalo dipikirin lagi tentang awal-awal kita jadian, rasanya kata 'putus' itu nggak sebanding dengan apa yang kita udah jalanin selama ini.
Akhirnya, balik lagi...ini bukan permasalahan "kalau disana dia selingkuh atau berpaling, gimana ya?", "apa mungkin dia masih setia sama hubungan ini?", "apakah dia kadang berpikiran mengakhiri hubungan ini?"

bukan. sekarang yang jadi permasalahannya adalah "gimana caranya gue tetep mempertahankan perasaan ini, hubungan ini? meski dia nggak bisa gue peluk kalau kangen, gue cubit pipinya kalau gemas, gue genggamankan tangan gue ke jemarinya kalau gue ketakutan"

dan akhirnya gue sadar mempertahankan hubungan itu mungkin mudah, yang susah adalah mempertahankan komitmen untuk bertahan dikala perasaan rindu mungkin nggak terbalas secara instan

Kalau dia baca post ini, semoga dia bisa nebak gimana perasaan gue saat ngebaca pesan whatsapp dia :)

 "I Love You" maybe that's a meaningless words now. but it's a truth.... I Love You

Wednesday, January 2, 2013

ada satu kutipan novel yang selalu menjadi favorit gue. kutipan ini terdapat dalam novel "Fairish" karangan Esti Kinasih.

Tuhanku..
Bicaralah padaku bila aku kesepian
Bisikkanlah dukunganMu bila aku dirundung kecemasan
Dengarkanlah suaraku bila aku terjatuh
Sudilah menjadi penghiburan dalam perjalananku
Tempatku bernaung di waktu panas
Tempatku berteduh di kala hujan
Tongkat penuntun di dalam kelelahan
Dan penolong dalam bahaya

Entahlah, tiap kali gue mengucapkan doa ini dalam hati gue akan selalu nangis. Gue ngerasa kecil, lemah, dan rapuh.. 

Monday, December 31, 2012

Happy New Year 2013.

well, it's a last day of 2012, and gonna be the new day of 2013 :D


新年快乐 !! 새해 복 많이 받으세요 !!


Happy new year all !! Hope the all of you have an amazing 2013 :d

I LOVE YOU <333333

Monday, December 24, 2012

it's christmas eve! uyeaah \m/

OH WELL...
FIRST I WANNA SAY...



for all of my friends, my relatives, my beloved family, my besties, and the people all over the world :D


 

Sunday, December 23, 2012

aku terlanjur mencintai Indonesia.

Gue lahir di Indonesia, 16 tahun lalu. sampai sekarang pun gue masih tinggal di Indonesia. Gue pernah kepikiran "bisa nggak ya, gue ninggalin Indonesia?" oke mungkin kadang gue ngerasa kesel setengah mampus sama pemerintahannya, sama kemacetannya, sama polusinya, sama demo disana sini juga korupsi.
Tapi jauh dari itu, gue nggak bisa bayangin kalau gue ada diluar negeri. Entahlah gue sering mikir apa gue bakal cocok sama tanahnya? sama airnya? sama makanannya? sama udaranya?

Gini-gini biarpun tinggal di Indonesia yang penuh polusi, gue udah terbiasa. Bakal mungkin gue udah kebal sama panas mataharinya yang gokil-gokilan. Coba gitu gue pindah ke Rusia, mungkin ngga sampe 5menit gue nyemplung ke minyak panas saking nggak kebiasa sama udara dingin disana.

Baru-baru ini gue nonton film karya anak bangsa, 5CM. Dan itu salah satu film terbaik yg gue tonton. Nyaris ngga ada effect komputer, semua asli. ASLI INDONESIA! Bahkan padatnya stasiun Senen pun beneran diperlihatkan secara asli.
Dan gue setuju sama isinya, tentang kecintaan sama negeri sendiri, tentang perjuangan meraih impian,  tentang kerelaan untuk mengalah, tentang ketulusan dalam pertemanan.

ada salah satu temen gue yang bilang. "Mungkin Paris terkenal romantis dengan latar belakang warna cokelat musim gugur dan Menara Eiffel. Mungkin Korea terkenal lembut dengan dominan warna hijau Pulau Jeju dan biru-nya Sungai Han. Mungkin Amerika terkenal glamour dengan gegap gempita Los Vegas dan LA. Tapi Indonesia itu eksotis.... dilatarbelakangi warna jingga langit senja, warna biru lautan yang luas, warna hijau dari rangkaian ribuan pulau"

dan ya, gue akuin gue udah terikat terlalu jauh dengan Indonesia. gue udah terlanjur mencintai Indonesia. gue udah terperosok terlalu dalam kedalam pesona negeri gue, Indonesia.

kalau Paris punya pasta, maka Indonesia punya bumbu kacang. Kalau Korea punya kimchi. Indonesia punya rujak! uyeaaah \m/

Thursday, December 20, 2012

i'm still miss you. how can I forget the picture of you?

Tuhan...
aku tau ini salah. Aku.. aku...aku masih nggak bisa ngelupain Richie setelah sekian lama dia pergi. Sampai sekarang aku masih nggak percaya. Nyaris 2tahun, tapi tetep aja aku sering dihantuin mimpi tentang dia

Tuhan...
kalau aku boleh bersikap egois, aku mau dia kembali, Tuhan.

Padahal...padahal dia sendiri yang janji kalau kita akan menikah diumur 25tahun. Tapi, buktinya 3bulan setelah dia umur 14tahun dia udah pergi. hhh apa-apaan itu?

Aku takut, Tuhan, kalau hari Natal datang. Soalnya setiap tanggal 26 Desember, pasti mama ngajakin buat ziarah ke makamnya. Tanpa mama tahu, kalau aku bahkan takut bahkan untuk sekedar ngelihat batu nisannya.
Itu ngebuat aku sadar kalau dia, orang yang kupanggil Mr. Aladdin, orang pertama yang ngenalin aku apa itu cinta kera udah nggak akan kembali lagi.

Sekeras apapun aku berusaha, sekencang apapun aku teriak, segigih apapun aku memohon....dia ngga akan pernah kembali lagi

nyaris tiap malam, aku berbicara entah pada siapa entah dia yang ku maksud mendengar atau nggak, "aku kangen kamu, Richie"

Tuhan, kita buat perjanjian ya?
Tuhan balikin Richie lagi..dan aku janji aku bakal jadi anak baik. Aku nggak akan lagi ngomong kasar, aku akan rajin bangun pagi dan beresin rumah. Aku akan belajar giat, rajin ngasih sedekah ke orang yang membutuhkan. Terserah Tuhan mau minta apa, tapi tolong balikkin dia.

aku mohon...

Wednesday, November 28, 2012

tugas sinopsis bahasa fufufu~~


TOUR DELAPAN HARI


Judul      : Infinitely Yours                     
Penulis   : Orizuka
Penerbit : Gagas Media
Tahun    : 2011
Tebal     : 304 halaman
Harga     : Rp 45.000,-










Orang bilang pertemuan pertama merupakan sebuah kebetulan. Lalu bagaimana dengan pertemuan kedua dan pertemuan berikutnya? Bagaimana dengan semua pertemuan yang terjadi dalam waktu 8hari dengan pribadi yang berbanding terbalik dengan kita?
Itulah yang dialami oleh Narayan Sadewa, seorang arsitek asal Indonesia berusia 28 tahun. Pertemuannya dengan Jingga, seorang gadis nyentrik yang selalu ceria tak sengaja di bandara mampu menjungkirbalikkan hidupnya yang selama ini normal.
Segalanya bermula dari Rayan yang tidak sengaja menabrak Jingga di Bandara Soekarno Hatta dan kemudian berujung dalam rombongan tour ke Korea Selatan. Rayan dan Jingga kemudian menjadi pasangan tour yang mengharuskan mereka untuk saling bertanggung jawab. Namun, tujuan Rayan ke Korea yang sebenarnya bukanlah untuk berlibur melainkan untuk menemui mantan kekasihnya, Mariska. Sementara Jingga sangat tidak sabar untuk sampai di Korea karena ingin bertemu dengan pujaan hatinya, Kang Yun Jae, pria asli Korea yang merupakan tour guide rombongan mereka.
Sesampainya di Korea, Rayan diam-diam memisahkan diri dari rombongan. Jingga mengetahuinya dan mengikuti Rayan mencari Mariska. Akhirnya mereka dapat bertemu Mariska dan setelah Rayan menyelesaikan urusannya, mereka berencana menyusul rombongan tour yang sedang berada di Gunung Seorak. Namun, saat di terminal bus, Rayan kecopetan sehingga mereka batal pergi. Dan akhirnya timbul lah ide spontan Jingga untuk melakukan tour romantisme Korea.
Mereka pergi ke tempat-tempat wisata yang biasa digunakan untuk syuting drama romantis Korea. Rayan yang kaku dan sinis lama-kelamaan mulai berubah dalam tour ala Jingga itu. Hingga pada akhirnya tour romantisme Korea ala Jingga berakhir di taman bermain Everland yang mempertemukan kembali mereka dengan rombongan tour, dan Yun Jae tentunya.
Yun Jae marah kepada mereka berdua karena telah seenaknya meninggalkan rombongan tour. Jingga pun menjelaskan semuanya pada Yun Jae. Yun Jae yang akhirnya mengetahui alasan mereka meninggalkan rombongan segera memperingati Rayan agar tidak menjadikan Jingga sebagai pelarian hanya karena merasa patah hati. Rayan memikirkan perkataan Yun Jae dan akhirnya memutuskan untuk menghindari Jingga. Hingga Rayan melihat sendiri dengan mata kepalanya Yun Jae menyatakan perasaannya kepada Jingga dan meminta gadis itu untuk menjadi kekasihnya.
Keesokan harinya di Lotte World, Rayan mengatakan pada Jingga kalau apa yang terjadi di Korea lebih baik di akhiri di Korea. Sesampainya di tanah air, Jingga menyerahkan buku catatan yang berisi kumpulan foto-foto Rayan saat mereka ada di Korea. Buku itu membuat Rayan akhirnya tersadar kalau selama ini ia telah benar-benar jatuh cinta kepada gadis berusia seperempat abad yang terlihat ‘aneh’ dimatanya. Seorang gadis yang bernama Jingga.
Tiga bulan kemudian Jingga kembali ke Korea dan saat itu Yun Jae melamarnya di Namsan Tower, tepat di depan kumpulan “Love Locks”. Jingga sadar bahwa selama ini ia melihat Yun Jae hanya sebagai idola dan orang yang Jingga cintai adalah Rayan. Suatu hari Jingga sedang duduk-duduk di pinggir sungai Cheonggye hingga kemudian pandangannya menangkap sesosok yang ia rindukan. Sosok itu kemudian menangkap tatapan mata Jingga dan matanya terbelalak. Itu Rayan! Narayan Sadewa-nya
Rayan bangkit dari tempat duduknya, begitu pula dengan Jingga. Keduanya bertemu dan Rayan merengkuh tubuh Jingga ke dalam pelukannya. Rayan akhirnya menyatakan cintanya pada Jingga.

Novel ini cocok dibaca oleh kalangan remaja dan dewasa, baik golongan kpopers maupun non-kpopers. Di dalamnya mengungkap beberapa obyek wisata terkenal di Korea Selatan. Ide ceritanya sebenarnya sudah seringkali dituangkan dalam bentuk novel, namun selama ini kebanyakan novel hanya berkutat kepada dunia fangirl dan jarang sekali yang mengangkat dua sosok asal Indonesia sebagai tokoh utamanya. Selain itu, gaya bahasa yang dipakai Orizuka dalam novelnya ini amat ringan dan alurnya mudah diikuti sehingga membuat kita berimajinasi seakan-akan turut dalam tour romantisme Korea ala Jingga.
Namun, amat disayangkan karena di novel ini hanya di jelaskan segala keindahan tentang Korea Selatan dan sedikit sekali yang menceritakan keunggulan negeri kelahiran sang penulis, yaitu Indonesia.